Tampilkan postingan dengan label Resep Masakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep Masakan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juni 2020

Resep Sotong Kelebu; Praktis dan Enak

Untuk belanja kebutuhan dapur biasanya suami ke Kalangan. Pasar tradisional yang hanya ada di hari Selasa dan Jum'at. Tapi karena kebetulan hari ini ada agenda sekolah, jadinya tidak sempat ke Kalangan. Cukup ke warung tetangga. Itu pun sudah mepet waktu sholat Jum'at.


"Apa ini?" Tanya saya saat memeriksa isi kantong belanja.

"Sotong."

"Mau dimasak apa?"

"Apa saja!"

Suami berangkat ke masjid. Saya mulai membersihkan sotong. Karena ini pertama kali, saya kurang mengerti cara membersihkannya. Bisanya kami memasak cumi.

Sotong punya sedikit perbedaan. Bentuk tubuhnya lebih bulat serta ada ssmacam tulang di bagian punggungnya. Meski sama dengan cumi memiliki kantung tinta.

Biar lebih puas, saya cari dulu cara membersihkan sotong di google. Ternyata tidak terlalu sulit.
Sotongnya bersih putih

Tips membersihkan sotong;

1. Pisahkan bagian kepala dan badan dengan cara menariknya perlahan.

2. Keluarkan dan cuci bagian dalam badan sotong yang terdapat kantung tinta.
Kalau saya kantung tintanya dibuang. Tapi kalau ingin membuat resep masakan yang menggunakan tintanya, kantung tinta bisa dipisahkan dulu.

3. Buang kulit bagian luar badan sotong. Ini juga opsional. Karena saya lebih senang melihat sotongnya putih bersih jadi saya buang kulitnya. Tidak dibuang juga gak papa kok.

4. Tekan bagian kepala sotong hingga semacam gigi berbentuk bulat, keras, berwarna orange, keluar.

5. Cuci bersih sotong. Kalau ingin mengurangi bau amis, sotong bisa diberi cuka makan sebelum dimasak.

Jika tahu tehniknya dan terbiasa, membersihkan sotong tidak sulit lho. Tidak perlu takut kantung tintanya robek. Apalagi sotong yang segar. Kantung tinta bisa dengan cepat dipisahkan dari badan sotong.

Usai membersihkan sotong, saya melaksanakan sholat dzuhur dulu. Sambil berpikir mau dimasak apa sotongnya, ups 🤭

"Sini, biar aku yang masak," ujar pak suami yang sudah siap mengupas bawang.

Seneng banget dong. Saya cukup duduk memperhatikan.

"Nama resepnya apa?" Tanya saya.

"Sotong Kelebu."

Nah berikut bahan-bahan membuat sotong kelebu.

Bahan & bumbu 

1. 500 gr sotong segar bersihkan.
2. Dua potong tahu ukuran sedang dipotong dadu.
3. 1/4 potong bawang medan. Karena kebetulan di rumah ada bawang medan.
4. 2 siung bawang putih. Bawang medan dan bawang putih diiris tipis.
5. 10 buah cabe rawit, iris-iris.
6. 1 buah tomat, potong dadu.
7. Ketumbar, garam, kecap manis, air, dan penyedap rasa secukupnya.

Tahu menemani sotong

Cara memasak

1. Panaskan minyak untuk menumis bawang medan dan bawang putih.

2. Setelah bawang kekuningan, masukkan cabe rawit potong lalu tumis lagi.

3. Masukkan sotong dan semua bumbu.

4. Saat sotong setengah matang, barulah masukkan tahu.

5. Ketika sotong cukup matang dan air menyusut, koreksi rasa.

6. Sotong kelebu siap disajikan untuk empat porsi.

Cara masaknya mudah kan? Praktis karena butuh waktu tidak lebih dari 10 menit. Soal rasa, dijamin menggugah rasa khususnya bagi pencinta seafood.

Resep pak suami

"Kok namanya sotong kelebu?" Saya penasaran karena nyatanya sotongnya tidak kelebu, tenggelam.

Pak suami melanjutkan sesi makan buah seusai menyelesaikan piring kedua makan siangnya.

"Pas di kuali tadi kelebu kok. Karena airnya menyusut jadi sotongnya tidak kelebu lagi."
Air yang menenggelamkan sotong berguna agar sotong masak sempurna.
😄

Penasaran rasa sotong kelebu? Silakan mencoba 😋

#masakansuami #seafood #reseppraktis #laukenak #duniabunda

Share:

Sabtu, 23 Mei 2020

Lima Makanan Kegemaran saat Ramadan

Lima Makanan Kegemaran Saat Ramadan

"Tahun ini kita akan mulai latihan puasa sehari penuh ya, nak," ujar saya pada Mush'ab, si sulung sekitar sebulan sebelum ramadan.

Usia kakak, perApril 2020 ini sudah 7 tahun. Masa yang cukup ideal untuk mulai melatih ibadah secara lengkap. Sholat termasuk juga puasa.

Kebijakan pemerintah untuk memindahkan proses belajar di rumah selama ramadan cukup membantu saya mengkondisikan anak-anak menjalani ibadah-ibadah di bulan ramadan.

Agar tidak sendirian, saya juga memotivasi adiknya, Raihan, untuk juga ikut berpuasa sehari penuh. Usia Raihan yang belum genap 5,5 tahun ternyata tidak terlalu mengalami banyak kendala menyelesaikan puasanya.

Untuk mengapresiasi semangat anak-anak berpuasa, saya berupaya mempersiapkan sajian sesuai selera mereka. Tidak harus mewah. Terpenting mereka suka melahapnya serta sehat dan memenuhi standar gizi.


"Sore nanti mau berbuka apa?" Pertanyaan yang kerap saya tanyakan ke mereka.

Saya juga biasa mengajukan pilihan. "Ada pisang. Mau dibuat kolak, bolu pisang atau dibuat pisang coklat?" Misalnya saat Ayahnya baru panen pisang tanaman di belakang rumah.

Negosiasi tetap saja ada. Sebab selain harus mengakomodasi keinginan mereka, saya juga harus menyesuaikan ketersediaan bahan yang ada.

Oh iya, sejak anjuran di rumah saja, semua kebutuhan keluarga biasanya dibeli sekalian oleh suami. Seminggu sekali. Jadi harus lebih cermat mengatur kebutuhan.

Selain menentukan pilihan menu, anak-anak juga saya ajak memasak. Mulai dari mempersiapkan bahan-bahan, peralatan masak, hingga proses masak itu sendiri.

Sedikit lebih repot memang. Butuh waktu lebih lama untuk masak. Bahan dan perlatan masak berhamburan. Hasilkan masakan juga tidak serapi jika mengerjakan sendiri.

Tapi, itulah proses pembelajaran buat saya dan anak-anak. Saya belajar lebih sabar mendapingi mereka. Mereka belajar bisa mandiri mempersiapkan makanan sendiri.

Berikut lima makanan kegemaran keluarga saya saat ramadan untuk berbuka puasa.

1. Pempek
Ada banyak varian pempek. Yang lebih sering saya buat sendiri pempek lenjer. Buatnya lebih praktis. Sesekali juga beli dengan teman yang kebetulan jual bakulan pempek.

Bahan:
ikan giling (bisa ikan apa saja), udang giling atau diganti telur,
tepung tapioka,
terung terigu (saya biasa pakai adonan umak),
minyak (dicampur saat membuat adonan, dicampur untuk merebus pempek, serta untul menggoreng),
garam halus,
air untuk mengadon (bisa dicampur santan agar lebih gurih)
bawang putih giling (kalau sempat buatnya)

Cara masak:
1. Buat adonan umak dengan mencampur tepung terigu dengan air panas serta garam.
2. Masukkan ikan giling, tepung tapioka, sedikit minyak serta bawang putih ke dalam adonan umak, uleni sampai bisa dibentuk.
3. Bentuk adonan lalu rebus di air yang sedang mendidih dan diberi sedikit minyak
4. Jika sudah mengapung, angkat pempek, titiskan.
5. Goreng pempek hingga kecoklatan.

2. Roti bakar
Ini kesukaan Raihan. Masaknya juga sederhana sekali. Hanya perlu hati-hati saat membakar roti karena pakai cara manual menggunakan teflon.

Bahan:
roti tawar, mentega, toping biasanya kami pakai selai nanas atau stawberi, parutan keju serta coklat tabur

Cara masak:
1. Olesi roti dengan mentega lalu beri toping sesuai selera.
2. Panaskan teflon dan beri mentega.
3. Bakar roti sambil dibolak-balik hingga kekuningan

3. Roti goreng
Ini kesukaan Mush'ab. Rasanya manis gurih. Meski bisa diberi isi seperti coklat atay kelapa, kami biasa membuatnya tanpa isi. Biar gak ribet.

Bahan:
Tepung terigu, pernifan, telur, air (atau santan), gula dan garam secukupnya

Cara masak:
1. Campur semua bahan lalu aduk hingga rata.
2. Diamkan adonan sekitar satu jam hingga mengembang
3. Bentuk adonan bulat-bulat lalu goreng di minyak panas namun menggunakan api kecil

4. Martabak manis
Sebenarnya dulu pernah buat martabak manis mini tapi kurang berhasil, jadinya malas buat lagi. Pas lihat status provokatif teman di fb, kok kayaknya mudah masaknya. Jadilah coba buat lagi.

Percobaan pertama sudah berhasil rasanya tapi masih kegosongan. Di percobaan kedua, sempurna. Menggunakan teflon yang ditutup rapat dan dengan api kompor yang kecil sekali.

Bahan:
Tepung terigu, soda kue, pernifan, gula, garam , telur, mentega dan air secukupnya.
Toping bisa apa saja sesuai selera biasanya anak-anak sukanya parutan keju ditambah taburan coklat

Cara masak:
1. Campur semua bahan lalu aduk perlahan menggunakan mixer dengan kecepatan rendah
2. Diamkan adonan sekitar satu jam
3. Panaskan teflon setelah diolesi mentega lalu masukkan adonan, tutup rapat
4. Setelah masak taburi gula, mentega serta toping

5. Nugget
Sebelumnya suka beli nugget ayam. Lumayan efektif untuk menu sahur saat mendadak kesiangan. Tinggal digoreng.
Ketika di kulkas ada dua potong tempe yang bingung mau dimasak apa, terpikirlah untuk dibuat nugget. Ternyata enaknya gak kalah sama nugget ayam.

Bahan:
Tempe, telur, SKM, keju, gula, garam, tepung roti.

Cara masak:
1. Blender tempe hingga halus
2. Campur tempe dengan semua bahan lalu dikukus menggunakan loyang yang sudah diolesi mentega
3. Setelah dingin, potong-potong nugget. Celupkan di kocokan telur dan baluri dengan tepung roti di semua bagian. Goreng hingga kecoklatan.

Yap, lima makanan ringan untuk berbuka puasa yang mudah dibuat. Bahan-bahannya juga sederhana. Semoga bisa jadi referensi untuk cemilan menemani saat santai bersama keluarga.

Selamat mencoba dan tetap bahagia 😋

Share:

Jumat, 23 Agustus 2019

Tips Sate Maranggi Empuk dan Lezat

Sudah pernah mencoba sate maranggi?

Sate maranggi merupakan jenis sate khas Purwakarta dengan bahan dasar daging sapi. Berbeda dengan sate Padang atau sate Madura yang banyak dijual di pinggir jalan. Sate maranggi tidak banyak yang menjualnya. Padahal rasanya kaya akan rempah Indonesia.

Berikut resep membuat sate maranggi yang sudah diuji coba di dapur dunia bunda.

Bahan

Daging sapi segar 500 gr, potong dadu dengan ukuran dua ruas jari. Cuci bersih.

Daun pepaya tatau empat lembar. Cuci dan remas-remas. Daun pepaya digunakan untuk membalur daging. Diamkan selama sekitar 30 menit.

Cara ini merupakan tips agar daging cepat masak saat dipanggang dan terasa empuk. Jadi, meski daging dipotong dengan ukuran lebih besar tidak perlu khawatir terasa keras atau memasaknya lama.

Bumbu

1. Bawang merah 5 siung
2. Bawang putih 2 siung
3. Ketumbar 1 sendok teh
4. Lengkuas 1 ruas
5. Jahe 1 ruas
6. Kecap manis secujupnya
7. Garam 1/5 sendok teh
8. Gula 1 sendok teh
9. Asam jawa 1 ruas jempol

Pelengkap sambal

1. Cabe rawit 7 buah
2.  Bawang merah 2 buah
3. Bawang putih 1 buah
4. Tomat 1 buah
5. Gula dan garam secukupnya
sate direndam bumbu 

Cara memasak

1. Setelah dibalur dengan daun pepaya, daging dibersihkan kembali. Tusuk sate, 4 potong pertusuk

2. Haluskan semua bumbu. Asam jawa diremat dan diambil airnya. Rendam sate dalam bumbu yang diberi sedikit air sekitar 20 menit

3. Panggang sate hingga masak

4. Siapkan sambalnya berupa bumbu pelengkap. Tumis cabe rawit, bawang merah dan bawang putih. Setelah layu, haluskan di cobek dan tambahkan gula dan garam. Tomat diiris tipis disajikan bersama sambal.

5. Sate maranggi siap disantap bersama sambal dan nasi hangat.

Mudah bukan? Dengan bumbu yang biasa tersedia di dapur. Selamat mencoba!

Share:

Selasa, 11 Juni 2019

Resep Pindang Ikan Gabus Nikmat dan Segar

Pindang merupakan kuliner khas daerah Sumatera Selatan. Banyaknya hasil tangkapan ikan menjadikan makanan berbahan dasar ikan cukup beragam di daerah ini. Rasanya ada yang kurang jika berkunjung ke Sumsel tanpa mencicipi pindang.

Ada banyak macam pindang. Pindang Palembang, pindang Meranjat, pindang Pegagan, pindang Musi Rawas adalah diantara jenis pindang. Jenis tersebut merujuk pada nama daerah asal pindang.

Meski beragam, pindang-pindang tersebut memiliki kesamaan yakni citarasa perpaduan asam, manis, asin dan pedas.

Berikut resep pindang ikan gabus.

Bahan
1 kg ikan gabus segar, bersihkan dan potong selebar 4 jari

Bumbu
Bawang merah
Bawang putih
Cabe merah
Cabe rawit
Jahe
Lengkuas
Kunyit
Serai
Garam dan gula
Tomat
Daun bawang
Kemangi

Cara memasak
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, jahe, cabe merah, kunyit
2. Tumis bumbu halus tersebut hingga harum
3. Geprek lengkuas dan serai lalu masukan dalam tumisan bumbu
4. Masukkan ikan dan air secukupnya
5. Beri garam dan gula
6. Masak hingga matang lalu koreksi rasa
7. Sebelum diangkat tambahkan potongan tomat, irisan daun bawang, cabe rawit serta kemangi
8. Sajikan pindang selagi hangat

Jika ingin rasa yang lebih pedas, dapat ditambahkan cabe rawit pada bumbu halusnya.

Selamat mencoba!



Share:

Sabtu, 12 Agustus 2017

Nikmatnya Seblak Pedas Gurih

Meski asalnya dari Bandung, namun kini seblak jadi jajanan yang banyak dinikmati di beberapa kota termasuk Palembang. Tidak sulit mencari seblak di antara pilihan jajanan tradisional. Baik di arena foodcount maupun warung pinggir jalan. Tapi, mencoba membuat seblak di rumah juga bisa jadi pilihan.

Berikut resep seblak nikmat.

Bahan
Telur 4 buah
Kerupuk udang; rendam air panas sekitar 10 menit
Mie telor 1 bungkus; sedu lalu tiriskan
Kubis 300 gr iris halus
Wortel 2 buah potong tipis
Untuk isian sesuai selera ; sosis, bakso, irisan daging, ceker dan sayap ayam
Makaroni; sedu lalu tiriskan
Bawang goreng

Bumbu
Bawang merah 5 siung
Bawang putih 3 siung
Cabai merah dicampur cabai rawit jika ingin lebih pedas
Kencur 3 siung
Kemiri 1 siung
Daun bawang dan seledri iris halus
Garam dan gula secukupnya
Saos sambal

Cara membuat
Haluskan semua bumbu lalu tumis dengan minyak sedikit lebih banyak
Tunggu bumbu hingga kecoklatan dan harum, tambahkan air perlahan  dan masukkan telur dan diaduk rata
Masukkan kubis dan wortel, aduk hingga cukup layu
Tambahkan bahan isian yang sudah siap digunakan sesuai selera. Semisal ceker atau sayap ayam sudah direbus. Sosis dan bakso siap pakai.
Aduk rata dan siap diangkat
Sajikan dan santap seblak selagi hangat

Varian isi bisa sangat bervariasi. Namun kekhasan seblak ada pada kerupuk udang yang ketika digigit agak alot karena hanya direndam air panas bukan digoreng. Tingkat kepedasan seblak pun beragam. Di beberapa foodcount, seblak disajikan dalam level pedas berskala satu hingga sepuluh. 

Selain rasa pedas yang mengimbangi rasa gurih, tambahan bumbu kencur juga membuat seblak terasa segar. Penasaran dengan jajanan satu ini, silakan coba resepnya.


Selamat berkreasi di dapur dan nikmati menu spesial anda!
Share:

Minggu, 08 Januari 2017

Resep Mie Tek-Tek Citarasa BKB

Ahay... bagi para pelancong, belum sah singgah ke Palembang kalau belum mampir ke BKB (Benteng Kuto Besak) yang berada tepat menghadap ke Sungai Musi dan Jembatan Ampera. Lalu belum lengkap menikmati suasana temaram di BKB tanpa menyantap mie tek-tek. 

Yaps, BKB menjadi tempat paling mudah menjumpai penjual mie tek-tek. Akan ada belasan penjual mie tek-tek yang turut meramaikan hampir sepanjang malam di alun-alunnya kota Palembang tersebut.

Bahkan bagi wong Plembang, menyantap mie tek-tek di BKB sudah menjadi pilihan tempat nyantai favorit. Tapi, sesekali saat rindu mie tek-tek namun tak sempat membeli, kita tetap bisa membuatnya sendiri di rumah. 
Berikut resep mie tek-tek citarasa BKB.

Bahan
Mie telor satu bungkus; sedu lalu tiriskan.
Kubis tiga atau empat lembar
Telur
Kerupuk

Bumbu
Bawang merah
Bawang putih
Cabe rawit
Ketumbar
Merica
Kemiri
Garam dan kecap manis secukupnya
Minyak goreng

Cara Memasak
Haluskan semua bumbu lalu tumis hingga kecoklatan.

Masukan kubis yang telah dicincang kasar kemudian masukkan telur, aduk-aduk hingga merata. Tambahkan garam dan kecap.

Terakhir masukkan  mie, aduk rata dan angkat. Sajikan dengan menambahkan kerupuk dan bawang goreng. Mie tek-tek siap dihidangkan untuk tiga porsi.

Awalnya mie tek-tek hanya dijual di malam hari. Penjualnya berkeliling dengan memukulkan semacam lidi ke panci hingga menimbulkan suara, tek... tek... Namun  di beberapa tempat kini juga menjual mie tek-tek sejak pagi hari. Salah satu rahasia mie tek-tek selalu nikmat adalah penyajiannya senantiasa dalam kondisi hangat karena mie akan dimasak setelah ada yang memesan.

Jadi gimana, mau beli atau masak sendiri. Silahkan saja, selamat mencoba! 

Share:

Sabtu, 10 Desember 2016

Ungkep Ikan Bumbu Kuning

Jika biasanya resep masakan adalah ayam ungkep, maka kali ini ada resep ungkep ikan.  Cara memasak ikan dengan tanpa menggunakan minyak sayur tapi bukan dipindang. Bukan pula dipanggang, namun menghasilkan daging ikan yang lebih kenyal dan gurih. 

Selain disajikan untuk menemani makan, ungkep ikan bumbu kuning juga cocok buat teman menyantap nasi goreng. Kelebihannya lagi, ungkep ikan bisa bertahan lebih lama tanpa khawatir cepat basi.

Berikut resep ungkep ikan bumbu kuning  

Bahan
Ikan laut sejenis kembung atau sarden

Bumbu
Bawang merah
Bawang putih
Cabe merah
Tomat
Kunyit
Lengkuas
Serai
Daun salam
Gula dan garam secukupnya

Cara memasak
Haluskan semua bumbu kecuali lengkuas dan serai yang cukup dikeprok.
Masukkan bumbu dan ikan ke dalam kuali lalu beri air sekiranya ikan terendam.
Masak dengan ditutup rapat.
Balik posisi ikan (bagian atas ke bawah) saat ikan setengah masak.

Masak dengan api sedang hingga air mengering. Angkat dan ikan siap disajikan.

Bagi yang menyukai rasa pedas, komposisi cabe bisa ditambahkan sehingga tidak perlu sambal lagi. Lalapan mentah atau rebusan sangat pas memadu menu ungkep ikan bumbu kuning. Selamat mencoba! 
Share:

Senin, 21 November 2016

Brengkes Patin Sensasi Mangga

Buat yang suka makan ikan, menu brengkes menjadi salah satu pilihan pavorit selain pindang. Biasanya kalau resep brengkes ikan patin menggunakan tempoyak. Tapi kali ini beda. Tanpa tempoyak melainkan menggunakan bumbu tambahan mangga. Penasaran?

Berikut resep brengkes ikan patin ala duniabunda.

Bahan
Ikan patin segar, cuci bersih lalu potong dua atau tiga bagian
Siapkan daun pisang dan tusuk gigi untuk membungkus ikan

Bumbu
-          Bawang merah
-          Bawang putih
-          Cabe rawit
-          Lengkuas
-          Serai
-          Kunyit
-          Daun kemangi
-          Mangga yang cukup masak satu buah
-          Gula dan garam secukupnya

Cara memasak
1.       Haluskan semua bumbu kecuali serai dan lengkuas cukup dikeprok. 
b.   Borehkan pada potongan ikan hingga rata.
2.      Bungkus masing-masing dua potong ikan dengan daun pisang dan rekatkan menggunakan tusuk gigi. Jangan lupa masukkan daun kemangi.
3.       Panggang di bara api yang sudah jadi. Jika sudah cukup kering bagian bawahnya, ikan bisa dibalik agar matang sempurna. Untuk mengetahui tingkat kematangan ikan, bisa dilihat dari air bumbu yang sudah mengering.
4.       Tunggu hingga benar-benar masak, angkat dan sajikan.

Brengkes menggunakan ikan patin segar membuat rasa manis daging ikannya masih terasa. Juga ditambah rasa asam dari mangga membuat volume bumbu lebih banyak dan kental. Jadi bagi yang kurang suka ikan patin karena amisnya atau lemaknya yang banyak, bisa mencoba resep ini. Untuk mendapatkan ikan patin segar tidak sulit. Ketersediaan ikan patin cukup banyak di pasar trad
isional dengan harga terjangkau.   


Selamat menikmati sensasi berbeda dari resep brengkes ikan patin!
Share:

Jumat, 11 November 2016

Asam Pedas Khas Banyuasin

Dengan kondisi alam yang memiliki banyak sungai, tak heran kabupaten Banyuasin cukup melimpah hasil tangkapan ikan. Beragam jenis ikan selain dikonsumsi langsung juga dijadikan makanan olahan seperti kerupuk, pempek dan lainnya.  

Diantara banyak masakan berbahan ikan yang kerap disajikan, asam pedas menjadi primadona di banyak daerah bumi Sedulang Setudung ini. Berikut resep asam pedas, pindang ikan khas Banyuasin.

Bahan-bahan
3 sampai 5 buah terung hijau bulat potong 4 bagian
Ikan gabus dengan berat 600 sampai 800 gram, bersihkan potong-potong

Bumbu
3 siung bawang merah
2 siung bawang putih
2 ruas laos
Cabe rawit
Asam jawa
2 ruas kunyit
Ketumbar
Kemiri
Garam
Gula


Cara memasak
1.       Haluskan semua bumbu 
2.       Masukkan bumbu dan ikan dalam panci, beri air secukupnya lalu masak di api sedang
3.       Saat ikan hampir matang, masukkan terung  biarkan sekitar lima menit menunggu hingga matang
4.       Angkat lalu sajikan

Sesuai namanya dominasi rasa asam dari asam jawa dan pedas dari cabe rawit menjadi citarasa yang tak terlupakan.  Semua jenis ikan sungai  bisa dimasak asam pedas namun menggunakan ikan gabus yang bertektur daging lembut namun padat terasa sangat nikmat.  Sayangnya, harga ikan gabus  di pasar kian mahal. Karena sifanya predator menyebabkan ikan asli Indonesia ini sulit dibudidayakan.

Demikian resep kali ini. 

Bagaimana, mudah bukan memasaknya. Selamat mencoba dan terus cintai kuliner nusantara.
Share:

Jumat, 21 Oktober 2016

Bunga Pepaya, Pudarkan Pahitnya Nikmati Kelezatannya

Makan siang ini menunya apa?

Sudah pernah coba memasak bunga pepaya? 
Yang sudah pernah mungkin bisa berbagi pengalaman resep yang enak berbahan bunga pepaya.
Nah buat bunda yang belum pernah mencoba, yuk sesekali dicoba.
Bunga pepaya yang biasa dijual di pasar adalah bunga pepaya jantan. Dari contekan pelajaran Biologi, ternyata bunga pepaya ada tiga jenis. Bunga pepaya jantan, bunga pepaya betina dan bunga pepaya sempurna. Bunga pepaya jantan langsung dipetik dan dikonsumsi karena tidak memiliki bakal buah.
Sama seperti daunnya, bunga pepaya memiliki rasa pahit. Rasa pahit tersebut dikarenakan mengandung Alkaloid Carpein yang kemudian diketahui bermanfaat untuk mengobati penyakit jantung. Tak hanya itu, bunga pepaya juga ampuh sebagai antioksidan.
Agar rasa pahit tidak menghalangi bunda menjadikan bunga pepaya sebagai salah satu referensi menu sayuran, berikut tips agar rasa pahit memudar.
Rebus bunga pepaya dicampur daun seduduk. Daun seduduk adalah sejenis tanaman liar yang tumbuh begitu saja. Batangnya memiliki tinggi sekitar setengah meter hingga dua meter dengan daun lonjong kecil-kecil. Tanaman ini juga memiliki bunga merah jambu dan buahnya hitam dengan yang manis. 

bunga daun pepaya dicampur daun seduduk
Masukkan sekitar 3-4 cabang daun seduduk lalu direbus bersamaan dengan dengan bunga pepaya sekitar 10 menit dengan api sedang dan air terendam. Lalu tiriskan bunga pepaya. Cuci bersih sembari dibuang daun seduduknya. Bunga pepaya siap dimasak sesuai resep yang diinginkan.
Paling praktis, resep tumis teri daun pepaya.
Bahan-bahan
¼ kg daun pepaya, teri, minya sayur, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, garam dan gula
Cara memasak
Iris bawang merah, bawang putih dan cabai rawit.
Teri yang sudah dibersihkan, digoreng pinggirkan dulu. Tumis bumbu iris hingga kecoklatan. Lalu masukkan bunga pepaya. Beri garam, gula serta air secukupnya. Tunggu hingga bunga pepaya lembut dan matang. Selesai dan siap disantap.

Harga ¼  kg bunga pepaya hanya Rp. 3.000,- murah kan?! Jadi, selamat mencoba!
Share:

RUMAH BACA AL-GHAZI

RUMAH BACA AL-GHAZI